“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadanya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahma Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu kami turunkan hujan di daerah itu. Maka kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. Dan tanah yang baik, tanam-tanamannya tumbuh dengan seizin Allah, dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami)bagi orang-orang yang bersyukur.” (QS Al A’raf : 56-58)

Twitter

Ayo Kita Berantas Selokan Pembawa Penyakit !

Posted by Antonio Suharto - -

Selokan? Apa tuh selokan? Dari bahasa mana tuh? Hehehe...

Sebagian besar orang sudah tahu dengan selokan, parit, atau got... Ya... Itu yang katanya kalau kotor membawa penyakit, bau yang tidak sedap, dan koloni mikroorganisme yang membentuk formasi aneh sehingga manusia geli dan jijik melihatnya.

Setiap rumah di Indonesia pasti di depan atau di samping rumahnya ada saja selokan. Selokan pada awalnya digunakan sebagai aliran irigasi ke sawah-sawah atau ladang pertanian. Zaman dahulu selokan dijadikan anak-anak Indonesia sebagai arena lomba memancing ikan karena airnya jernih dan bahkan dapat dipakai untuk membasuh wajah. Tetapi selokan zaman sekarang saya rasa aneh karena aliran airnya tidak lancar bahkan saya pantau hanya bagaikan genangan air saja yang menjadi tempat bagi nyamuk-nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak.

Zaman sekarang selokan tidak pernah tertutup, hanya di kota-kota besar saja yang selokannya tertutup tapi itu cuma daerah tertentu saja. Selokan yang terbuka dan airnya tidak mengalir akan menyebabkan sebagai sumber timbulnya berbagai macam penyakit terutama di waktu musim hujan. Selokan yang demikian akan dijadikan tempat bagi nyamuk untuk berkembang biak menghasilkan serdadu yang akan menyerang manusia sehingga timbullah penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD).
Selokan yang kotor dan membawa bibit penyakit
(Sumber foto: Penulis)
Kini selokan yang dibuat juga tidak memenuhi standar yang mana selokan harus memiliki kedalaman minimal 70 cm. Selokan harus dibersihkan minimal seminggu sekali pada hari Jumat atau Minggu. Kita tidak boleh membuang sampah ke dalam selokan karena akan memperburuk drainase air. Kita juga harus menutup permukaan selokan supaya orang-orang tidak mudah tercebur ke dalam selokan terutama anak-anak yang masih kecil.

Melalui blog saya ini, saya menghimbau kepada para Blogger terutama pelajar dan masyarakat Indonesia sekalian untuk rajin dan rutin membersihkan selokan rumahnya karena selain menguntungkan bagi kesehatan kita juga dapat memberikan keindahan bagi lingkungan. Sebagai bahan perbandingan saya memiliki pendapat bahwa keadaan selokan mencerminkan pribadi pemilik rumahnya.

Leave a Reply

Terima kasih telah mengomentari postingan saya :)